Kekuatan Pikiran Positif Membawa Kebahagiaan Dalam Kehidupan

Manusia diberi anugerah akal untuk berpikir dalam menjalani hidup dan kehidupannya di dunia ini. Dengan bekal akal itulah seseorang bisa mengubah dunianya sesuai apa yang ada dalam pikirannya. Baik dan buruknya seseorang dalam kehidupan salah satunya berasal dari hasil pikirannya dalam bertindak dan melakukan sesuatu.

Pikiran manusia yang berasal dari pengetahuan yang dimilikinya dan juga pengalaman yang pernah dialami serta suasana hati yang dirasakannya itulah menghasilkan tindakan dalam kehidupan.

Sebagaimana kita ketahui bersama dalam pikiran manusia identik ada pikiran positif dan pikiran negatif. Pikiran positif akan terlihat dari sikapnya yang menghasilkan tindakan yang berbuah kebaikan, sedangkan pikiran negatif bisa mendorong manusia itu melakukan hal-hal yang tidak baik bahkan merugikan orang lain.

Dalam tulisan ini akan lebih berfokus pada pikiran positif manusia, oleh sebab itu membuat seseorang untuk berpikir positif mempunyai dampak yang baik dalam hidup dan kehidupan seseorang bahkan lingkungan sekitarnya.

Jika seseorang hidup dalam lingkungan yang mementingkan aspek kebersihan lalu dalam suatu kesempatan dirinya menemui sampah yang dibuang sembarangan, maka pikirannya akan mendorong dirinya untuk membuang sampah yang dilihatinya ke tempat sampah.

Dari contoh kecil itu bisa kita lihat dorongan pikirannya mengarahkan untuk melakukan hal yang baik yang merupakan gambaran dari pikiran positif seseorang.

Jadi pikiran positif bisa lahir dari kebiasaan baik yang sudah menjadi kegiatan sehari-harinya dalam kehidupan. Sikap positif berjalan lurus dengan pikiran positif sehingga memudahkan seseorang dalam menjalani hidup dan kehidupan karena dalam dirinya memancarkan kepribadian yang baik dan menularkan kebaikan juga untuk orang lain.

Ketika pikiran positif sudah tertanam dalam dirinya maka yang dilakukannya akan menjadi kebaikan, dan kebaikan itu memberikan kebahagiaan dalam dirinya karena dirinya bisa berbuat kebaikan tidak saja untuk dirinya juga untuk orang lain.

Bagi orang tua, seharusnya menanamkan anaknya untuk melakukan kebiasaan baik yang akan merangsang otaknya berpikir secara positif dan tentunya menjadikannya mempunyai kepribadian yang baik pula.

Bagi yang sudah terlanjur dewasa tak ada kata terlambat untuk membentuk pikiran positif dalam dirinya, caranya bisa dengan suka melakukan kebaikan walaupun dinilai kecil seperti membasuh piring setelah makan, mencuci baju sendiri, menolong orang yang kesusahan dan berbagai hal yang mengandung kebaikan.

Dengan terbiasa melakukan kebaikan itulah hati akan lebih tenang dan pikiran terbentuk dalam nilai-nilai positif dan akhirnya hidupnya akan bahagia melihat dirinya bisa berbuat baik pada orang lain yang dimulai berpikir positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*