Terbaru

Melatih Diri Untuk Berpikir Positif

Manusia dibekali Tuhan dengan akal agar dipergunakan untuk berpikir dalam kehidupan di dunia dan sebagai tanda makhluk yang sempurna serta sebagai pembeda dengan makhluk lainnya.

Akal itu suci, tetapi setelah manusia berpikir maka akal dipengaruhi oleh berbagai macam pengaruh luar dan dalam dirinya dalam mengambil keputusan di kehidupannya.

Idealnya dalam kehidupan setiap manusia harus sadar untuk melakukan apapun dengan berpikir positif sehingga jika melihat orang lain yang mungkin nampak berbeda atau tidak sependapat bisa dihargai, karena pendapat itu bisa saja berbeda asal jangan berpecah belah.

Jika bisa berpikir positif banyak manfaat yang bisa dirasakan dan kembali pada diri sendiri kebaikannya itu karena nilai-nilai positif itu bersifat universal dalam kehidupan.

Dalam tulisan ini penulis ingin menekankan manfaat berpikir positif bisa menjadi jalan untuk mencapai dan meraih kesuksesan diberbagai bidang yang digelutinya. Logika sederhananya adalah dengan memulai sesuatu dengan berpikir positif artinya kita melakukan apapun dengan niat yang bersih sehingga pekerjaan bisa maksimal dikerjakan dan yang dikerjakan menjadi nilai ibadah dalam kehidupannya.

Memang terlihat mudah jika diucapkan, tetapi berpikir positif harus dilatih terus menerus seperti seseorang yang ingin menaiki sepeda harus berlatih dahulu, tidak bisa cuman dengan melihat orang mahir mengayuh sepeda lalu langsung bisa ditiru seperti itu.

Melatih diri untuk berpikir positif merupakan kesadaran diri untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kualitas diri dalam hidup dan kehidupan.

Buya Hamka pernah mengatakan : “Yang melemahkan semangat ada dua perkara, pertama prasangka, kedua hati busuk”.

Petikan dari pesan dari Buya Hamka di atas bisa diambil hikmah bahwa jika kita membiasakan berprasangka yang buruk atau tidak baik dan terbiasa dirinya menjadikan hatinya menjadi kotor sehingga menjadi busuk cuman karena mengurusi perkara kehidupan orang lain maka semangat kehidupannya akan menjadi lemah.

Sebaliknya jika kita bisa berpikir positif, jauh dari prasangka, dan selalu menjaga hati dari hal-hal yang tidak baik maka nilai-nilai semangat akan menjadi kuat dan tentu saja kehidupan yang sukses bisa diraih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*