Menggapai Rahmat Allah di Bulan Ramadhan Yang Mulia

Alhamdulillah kita sekarang sudah memasuki bulan Ramadhan yang memiliki kemuliaan dan keistimewaan dibandingkan bulan-bulan lainnya, dimana kita sebagai umat Islam diwajibakan berpuasa di siang hari bulan Ramadhan dan dianjurkan melaksanakan shalat tarawih di malam harinya.

Ramadhan yang kita masuki ini adalah tepat di tahun 1439 H. dalam penanggalan tahun hijriyah. Sejak dahulu kita sering mendengar bahwa Ramadhan bulan yang mulia dan isilah dengan memperbanyak berbagai amal ibadah wajib dan sunnah. Ganjaran atau pahala wajib dilipatgandakan sampai 70 kali dan ibadah sunnah diganjar dengan nilai pahala ibadah wajib.

Terlepas dari banyaknya ganjaran pahala apabila kita melakukan berbagai amal ibadah di dalam bulan Ramadhan, seyogyanya kita dalam beribadah dalam bulan Ramadhan adalah semata-mata hanya mencari dan mengharapkan keridhaaan Allah SWT yang telah memberikan nikmat dalam kehidupan kita hingga bisa merasakan nikmatnya berpuasa. (Baca juga : Mendulang Pahala di Bulan Ramadhan Yang Mulia)

Jika kita menikmati puasa itu dengan iman, maka kita selama bulan Ramadhan di waktu siang walaupun digoda dengan makanan yang halal tetapi belum waktunya untuk berbuka, kita tetap akan menjaga puasa kita sampai tiba waktu untuk berbuka. Karena panggilan untuk berpuasa adalah bagi orang beriman.

Orang beriman tentu saja mentaati perintah Tuhan apalagi dalam bulan kemuliaan seperti Ramadhan ini. Puasa menjadi landasan kuat untuk melatih diri lebih berempati terhadap kehidupan dan juga menyadari bahwa tidak semua yang kita miliki akan dibawa mati kecuali amal ibadah yang kita lakukan di dunia ini yang merupakan bekal untuk dibawa ke akhirat kelak.

Dengan kesadaran bahwa ramadhan melatih diri kita untuk lebih taat maka semoga keimanan kita pun semakin meningkat dalam mengharap keridhaan Allah. Tujuan akhir dalam melaksanakan puasa dalam bulan Ramadhan tentu saja kita semua sudah ketahui agar menjadi pribadi yang bertaqwa.

Nilai ketaqwaan seseorang tentu saja tidak serta merta meningkat drastis tetapi melalui proses dan tahapan-tahapan. Dalam prosesnya ketika berpuasa hati kita terdorong untuk mencari rahmat Tuhan, karena Ramadhan yang mulia ini rahmat Tuhan diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang menginginkannya sehingga kehidupannya pun semakin tenang dalam menjalani hidup dan kehidupan karena dinaungi oleh rahmat Allah SWT.

Dalam riwayat yang sudah sering kita dengar bahwasanya dikatakan sepuluh hari awal Ramadhan merupakan kesempatan dalam mendapatkan rahmat Allah, oleh sebab itu kita dianjurkan membaca : Allahummar hamnii birahmatikaa ya arrhamarraahimiin (Ya Allah berikanlah kami rahmat-Mu Ya Tuhan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).

Semoga kita dengan istiqomah dalam mendapatkan dan menggapai rahmat Allah di bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan, sehingga hati kita akan selalu dilindungi, dipelihara oleh Allah dalam naungan rahmat-Nya. Aamiin Allahumma Aamiin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*