You are here
Home > Motivasi > Tak Selamanya Kebahagian Harus Dengan Senyuman

Tak Selamanya Kebahagian Harus Dengan Senyuman

Bahagia adalah hak asasi manusia. Tak seorangpun berhak merebut kebahagian orang lain. Bahagia merupakan sesuatu yang sangat diharapkan seseorang di dunia ini. Tanpa kebahagiaan di dunia ini manusia akan merasa kurang lengkap mengisi kehidupannya.

Kebahagiaan yang dirasakan tiap orang berbeda satu sama lain. Oleh karena kebahagiaan merupakan sesuatu yang tak ada timbangannya karena tiap orang lain berbeda dalam menilainya, maka kebahagiaan bersifat relatif.

Relatifitas dalam sebuah kebahagiaan menampakkan sesuatu yang nampak aneh, kadang biasa-biasa saja, spektakuler dan lain sebagainya sebagai perwujudan kebahagiaan yang dirasakan oleh seseorang.

Tapi pada umumnya, seseorang yang sedang dalam kebahagiaan akan menampakkan wajahnya roman yang berbunga-bunga dan murah senyum dengan senyuman yang manis dengan siapapun yang bertemu dengannya.

senyumSenyuman kebahagiaan merupakan sesuatu yang indah bagi yang melihatnya, karena berdampak positif kepada lingkungan sekitar. Contoh sederhana, seorang anak dengan bangga memperlihatkan hasil raportnya karena mendapat nilai yang terbaik di kelasnya, hal itu akan berdampak pada situasi dan kondisi di rumahnya seperti orang tua akan bersuka cita dan berbahagia melihat keberhasilan anaknya dapat mencapai hasil yang maksimal dan suasana kebahagiaan bisa berlanjut dengan mengisinya dengan makan malam bersama di luar rumah atau juga liburan ke tempat rekreasi.

Hal di atas merupakan hal yang biasa terjadi di masyarakat, tetapi kita juga tentu menyaksikan kebahagiaan tidak cuma menghasilkan senyuman, tertawa dan rasa gembira yang diluapkan dengan suka cita, tetapi menghasilkan sebuah tetesan air mata.

Menangis bahagia jika boleh kita ungkapkan seperti itu, seperti bertolak belakang dengan kebahagian yang nampak dengan senyuman. Tetapi setelah kita kaji lebih mendalam menangis bahagia ataupun senyum bahagia mempunyai banyak persamaan, yaitu sama-sama ungkapan hati seseorang karena mendapatkan sesuatu yang diinginkannya, yang bisa dicapainya, keberhasilan usahanya dan lain sebagainya.

Menangis ketika dalam suasana bahagia akan membuat jiwa tertegun sejenak karena dirinya merespon dengan kesensitifannya sebagai manusia yang merupakan kodratnya baik itu laki-laki maupun juga seorang perempuan.

Dengan menangis ketika dalam suasana kebahagiaan mengingatkan diri akan perjuangan untuk mnmcapainya karena dengan usaha, bagaimana orang tua meneteskan air mata ketika melihat anaknya bisa menjadi sarjana, bagaimana orang tua si perempuan menangis ketika melihat anaknya bergembira karena dapat menikah dan kasus-kasus lainnya tentang kondisi menangis dalam kebahagiaan.

Ketika kita sambil merenung sambil mengingat kejadian yang membahagiakan, kadang tak terasa air mata jatuh ke pipi. Suatu hal yang luar biasa dalam respons jiwa dalam sebuah moment atau kejadian yang membahagiakan yang telah dirasakan.

Akhirnya, kebahagiaan dengan tetesan air mata bisa membuat jiwa lebih bisa menembus relung jiwa yang terdalam karena ada sesuatu yang terjadi dalam jiwa itu. Hingga akhirnya jiwa tidak bisa tidak mengakui kebesaran Yang Maha Mengatur dan bersyukur kepada Yang Maha Kuasa memberikan proses perjalanan sesuatu dan memberikan kebahagiaan dalam akhir perjalanan atau yang dilakukan itu.

Leave a Reply

Top