You are here
Home > Inspirasi > Tiga Hal Yang Membuat Manusia Bisa Bahagia

Tiga Hal Yang Membuat Manusia Bisa Bahagia

Bahagia merupakan satu kata yang sakti untuk manusia. Karena kata bahagia tersirat kehidupan yang dirasakan dan dijalaninya akan dinikmati sesuai keinginan manusia itu.

Semudah itukah bahagia bisa dirasakan manusia dalam kehidupan? Pertanyaan tersebut tentu jika dijawab tiap orang akan berbeda-beda jawabannya, tapi bisa ditarik kesimpulan bahwa makna yang difahami manusia akan bahagia itu adalah hidup yang diinginkannya sehingga apa yang dimauinya ada tanpa harus bersusah payah.

Kesimpulan dari memaknai bahagia di atas itu cuma menurut analisa penulis saja, jadi dalam tulisan ini sedikit akan diuraikan penulis 3 hal yang bisa membuat manusia bahagia (ini menurut pribadi penulis), setelah melihat kecenderungan manusia dalam menggapai arti bahagia itu.

Tiga (3) hal yang membuat bahagia yaitu :

1. Kesehatan

Sehat itu sangat mahal, bahkan manusia rela mengorbankan apa saja untuk kesehatannya.

Jika kita melihat di rumah sakit, ada yang menempati ruang VIP padahal rumah sakit memang diperuntukkan untuk orang sakit tapi keluarga si sakit ingin mendapatkan perawatan yang terbaik untuk keluarganya sehingga mereka tidak mempermasalahkan biayanya.

Bandingkan dengan saudara kita yang menengah ke bawah, mereka jika merasakan sakitĀ  paling banter dibawa pijit atau urut karena biasanya dengan dipijit tubuh bisa lebih enak dan bugar kembali, kecuali penyakit yang agak berat baru mereka memaksakan diri membawa ke rumah sakit padahal kadang untuk biayanya rela banting tulang siang malam agar bisa membayar biaya perawatannya.

Dari contoh di atas, bisa kita lihat sehat itu mahal sekali. Kesehatan itu memang tak nampak tapi bisa dirasakan dan akan terasa jika melihat orang sakit, sedangkan kita bisa sehat. Maka kesadaran akan kesehatan akan muncul sehingga berupaya untuk merawatnya.

Jadi, jika manusia sehat maka bahagia akan muncul dalam kehidupannya karena dia bisa merasakan dunia dengan bebas tanpa harus terbebani dengan penyakit dalam tubuh.

2. Kekuatan

Kekuatan disini bukan berarti kuat fisik saja, tapi juga kuat pikiran, tindakan dan emosi.

Hal ini akan terkait satu sama lain, kekuatan fisik yang dimiliki manusia akan mendorong bisa bekerja lebih giat dan maksimal sehingga mendatangkan hasil yang sesuai dengan tenaga yang dikeluarkannya.

Begitupun juga terkait kekuatan pikiran, manusia yang pikirannya kuat karena dibentuk sejak dini dalam hal ini ketika dalam dunia pendidikan. Maksudnya, pikirannya bisa kritis sehingga bisa menempatkan sesuatu pada proporsinya dan tahan akan situasi yang tak terduga dalam kehidupannya.

Pikiran yang kuat akan bersinergi dengan tubuh yang sehat sehingga kehidupan yang dijalaninya akan lebih berkualitas.

Adapun kuat tindakan dan emosi ini juga sangat penting, karena yang dilakukannya tidak selamanya cuma dengan fisik dan pikiran tapi kekuatan dalam mengontrol emosi sangat mempengaruhi karakter seseorang dalam dunia kerja, lingkungan masyarakat dan keluarga.

Banyak orang yang cuma berpikir kritis terhadap sesuatu, tapi tidak ada upaya memberikan solusi tapi ada juga seseorang yang mengkritisi sekaligus memberikan solusi. Tipe inilah yang merupakan cerminan orang yang kuat dalam emosinya, tidak mentang-mentang tahu akan sesuatu menyalahkan seseorang tapi justru meluruskan sehingga menciptakan kebaikan bersama.

3. Kesuksesan

Sukses itu impian setiap orang dalam bidangnya masing-masing. Kesuksesan manusia ditentukan oleh dirinya sendiri, jika dia berjuang keras dan tekun maka kesuksesan bisa diraihnya.

Kesuksesan memang tak bisa diraih satu dua hari, tapi dengan niat dan kesungguhan maka dirinya akan membentuk suatu kebiasaan yang positif dalam mencapai sesuatu hingga bisa sukses dalam yang diinginkannya.

Kesuksesan pun akan bersinergi dengan kesehatan dan kekuatan dalam prosesnya karena manusia dibekali Tuhan dengan sifat yang unik dan manusia itulah yang bisa mengembangkannya sesuai dengan kadar kemampuannya.

Ketiga hal di atas merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa untuk bekal manusia dalam menjalani hidup dan kehidupannya di dunia ini agar bisa berbahagia. Tujuan manusia tentunya tidak cuma bahagia di dunia tetapi juga bahagia di akhirat kelak.

Leave a Reply

Top